Masalah Pokok Ekonomi : Permasalahan Ekonomi Klasik dan Permasalahan Ekonomi Moderen

Secara garis besar, permasalahan ekonomi dibedakan menjadi 2, yaitu permasalahan ekonomi klasik dan permasalahan ekonomi moderen. Berikut ini adalah penjelasan mengenai  masalah-masalah pokok ekonomi.

 

Permasalahan ekonomi klasik


Permasalahan ekonomi menurut kaum klasik terdiri dari produksi, distribusi dan konsumsi.

 

Masalah produksi


Dalam kehidupan sehari-hari, kegiatan produksi diartikan sebagai kegiatan untuk menciptakan/ membuat barang. Namun sebenarnya, kegiatan produksi tidak hanya sebatas aktivitas untuk membuat atau menciptakan barang.
 
Kegiatan produksi dibagi menjadi 2, yaitu :
 

1.    Produksi jasa
 
Produksi jasa yaitu perbuatan manusia untuk menambah nilai guna barang tanpa mengubah bentuk. Produksi jasa ada yang dapat langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan dan ada yang ditujukan untuk meningkatkan nilai kegunaan barang sebelum digunakan untuk memenuhi kebutuhan.
 
Contoh : produksi jasa yang langsung dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia antara lain pendidikan, pengobatan, angkutan penumpang, dan kecantikan. Adapun jasa yang ditujuka untuk meningkatkan nilai guna, antara lain asuransi dan jasa pergudangan.
 

2.    Produksi barang
 
Produksi barang yaitu perbuatan manusia untuk menambah guna suatu barang dengan mengubah bentuk atau sifat dasar. Produksi barang dibedakan menjadi 2, yaitu produksi barang konsumsi dan produksi barang modal. Barang konsumsi yaitu barang yang langsung dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia.
Adapun barang modal yaitu barang yang berguna untuk menghasilkan barang lain untuk mencukupi kebutuhan manusia. Barang modal harus melalui serangkaian proses terlebih dahulu sebelum dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia.
 
Menurut kaum klasik, permasalahan produksi yang dialami manusia adalah bagaimana usaha untuk menciptakan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh orang banyak. Kaum klasik hanya menitikberatkan pada kualitas benda (barang dan jasa) yang harus diproduksi. Kaum klasik tidak begitu memperhatikan perbedaan kebutuhan dan selera masing-masing individu.

Masalah distribusi


Permasalahan ekonomi yang kedua menurut kaum klasik adalah distribusi. Setelah benda pemuas kebutuhan selesai diproduksi, selanjutnya yaitu bagaimana usaha yang harus dilakukan agar benda-benda yang telah diproduksi dapat sampai ke tangan konsumen. Suatu benda yang telah diproduksi harus sampai di tangan konsumen agar keguaan benda tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat.
 
Kaum klasik menyatakan bahwa distibusi dapat dilakukan secara langsung. Distribusi langsung yaitu distribusi yang dilakukan tanpa melalui jasa perantara. Dengan kata lain, produsen dapat langsung menemui konsumen untuk menawarkan barang atau jasa yang dihasilkan.
 
Selain distribusi secara langsung, kaum klasik juga menyebutkan keberadaan pasar sebagai salah satu sarana distribusi. Pasar menjadi tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk memperjualbelikan barang.

 

Masalah konsumsi


Kesesuaian antara barang yang diproduksi dengan kebutuhan masyarakat merupakan permasalahan konsumsi. Oleh karena itu, produsen harus memperhatikan kebutuhan, keinginan, dan kemampuan konsumen sebelum melakukan proses produksi.
 
masalah ekonomi klasik dan masalah ekonomi moderen
Suatu barang menjadi tidak berguna apabila tidak sesuai dengan kebutuhan, selera, dan daya beli masyarakat. Kegiatan produksi dan distribusi harus memeprhatikan ketiga hal tersebut, misalnya suatu produsen elektronik akan mengalami kerugian apabila membuat DVD player untuk didistribusikan kepada masyarakat ekonomi lemah.


 

Permasalahan ekonomi modern


Permasalahan ekonomi modern terdiri dari apa (what), bagaimana (how), siapa pelaku produksi (who), dan untuk siapa (for whom).

 

Apa (what)


Masalah apa menyangkut permasalahan jenis dan jumlah barang yang hendak diproduksi agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Selain bertujuan untuk memenuhi kebutuhan konsumen, ketepatan dalam menentukan jenis dan jumlah barang akan berpengaruh terhadap keuntungan maksimum yang nantinya akan diperoleh. Kesalahan dalam menentukan prioritas jenis dan jumlah barang akan dapat mendatangkan kerugian sebab dalam proses produksi, produsen tentunya mengeluarkan sejumlah biaya tertentu.

 

Bagaimana (how)


Permasalahan teknologi dan pemilihan sumber daya merupakan masalah yang menyangkut bagaimana produksi dilakukan. Secara rinci, permasalahan bagaimana (how) terdiri dari :
  1. Siapa yang akan melaksanakan kegiatan produksi ?
  2. Sumber daya apa yang digunakan ?
  3. Teknologi apa yang sesuai untuk diterapkan ?
  4. Berapa besar skala kuantitas produksinya ?

Sebelum melakukan produksi, produsen perlu melakukan riset untuk mengetahui kondisi pasar yang hendak dituju. Hasil riset diperlukan sebagai bahan untuk membuat perencanaan produksi. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan perencanaan antara lain :
  1. Kombinasi sumber daya yang diperlukan dalam proses produksi.
  2. Perbandingan antara biaya yang dikeluarkan dengan keuntungan yang dihasilkan.
  3. Teknologi yang nantinya diterapkan dalam proses produksi.
  4. Faktor-faktor di luar perusahaan di mana faktor-faktor tersebut dapat mempengaruhi kondisi perusahaan, seperti kondisi perekonomian, kurs valuta asing, dan tingkat inflasi.

 

Siapa pelaku produksi (who)


Permasalahan mengenai siapa pelaku produksi menyangkut pihak mana yang memiliki kewenangan untuk melakukan produksi. Adanya spesialisasi produksi selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara merata, juga untuk menerapkan prinsip efisiensi dalam mengolah sumber daya serta menghindari terjadinya monopoli oleh individu atau kelompok tertentu.

 

Untuk siapa (for whom)


Masalah untuk siapa menyangkut siapa yang memerlukan serta menikmati barang dan atau jasa. Produsen harus menentukan segmen pasar yang hendak dituju. Penentuan segmen pasar merupakan dasar untuk memilih sistem distribusi.

0 Response to "Masalah Pokok Ekonomi : Permasalahan Ekonomi Klasik dan Permasalahan Ekonomi Moderen"

Post a Comment